Aliran Energi : Daur Materi, Rantai Dan Jaring Makanannya

Diposting pada

PelajaranIPS.Co.Id – Energi matahari merupakan sumber energi yang penting di alam, di samping sumber energi lain.

Melalui serangkaian organisme energi matahari akan berpindah dan berubah dari satu bentuk energi ke bentuk lain.

Energi mengalami aliran dari bagian satu ke bagian lain, tanpa mengalami pengurangan. Tidak ada energi yang hilang (musnah) dalam aliran energi.

Definisi dan Materi Aliran Energi dan Daur Materi

Banyaknya energi matahari yang ditangkap oleh produsen berbeda – beda jumlahnya, dipengaruhi oleh ketinggian dari permukaan laut (dpl) dan penutupan oleh tumbuhan suatu wilayah.

Aliran Energi dan Daur Materi

Hanya sebagian kecil energi matahari yang mampu diserap oleh klorofil dan digunakan oleh sintesis senyawa organik.

Energi ini kemudian disimpan dalam bentuk energi kimia. Kecepatan menyimpan energi kimia oleh produsen disebut produksi primer kotor (PPK).

Sekitar 20 % dari PPK digunakan oleh tumbuhan (produsen) untuk kegiatan respirasi dan fotorespirasi. Sisanya disimpan oleh produsen sebagai produksi primer bersih (PPB).

Energi dalam produsen, kira – kira sebesar 10 %, akan berpindah ke konsumen primer (herbivora) melalui peristiwa konsumsi (memakan).

Oleh konsumen primer energi tersebut digunakan untuk respirasi yang menghasilkan energi, selanjutnya energi yang dihasilkan dipakai untuk pertumbuhan, reproduksi, mengganti sel – sel yang rusak.

Melalui rantai makanan energi akan berpindah ke karnivora I, lalu berpindah ke karnivora II.

Produktivitas yang menghasilkan energi yang tersimpan dalam tubuh konsumen disebut produktivitas sekunder.

Adapun produktivitas yang menghasilkan energi yang tersimpan dalam tubuh produsen disebut produktivitas primer.

Energi yang terkandung dalam tubuh produsen maupun konsumen akan dimanfaatkan oleh detritivor dan dekomposer jika organisme produsen dan konsumen mati.

Demikian pula energi dalam zat buangan sisa pencernaan (egesta), dan zat buangan sisa metabolisme tubuh (ekskreta).

Baca Juga :  Kormophyta

Melalui proses dekomposisi (penguraian) senyawa organik dari bangkai, egesta dan ekskreta akan diuraikan menjadi zat – zat anorganik yang akhirnya kembali ke alam.

Jadi, energi mengalami perpindahan dari sumbernya ke komponen – komponen biotik ekosistem (produsen, konsumen, detritivor, dekomposer), tapi tidak kembali lagi ke sumbernya (matahari).

Inilah yang dinamakan aliran energi (energy flow), bukan siklus energi.

Rantai Makanan dan Jaring Makanan

  • Rantai Makanan

Perpindahan materi dan energi dalam ekosistem berlangsung melalui serangkaian organisme.

Organisme konsumen, baik herbivora, karnivora, maupun omnivora, serta detritivor dan dekomposer berperan penting dalam proses tersebut.

Rantai Makanan

Demikian pula produsen sebagai pihak yang menyediakan energi kimia bagi konsumen.

Proses perpindahan materi dan energi melalui serangkaian organisme dalam peristiwa makan dan dimakan dengan urutan tertentu yang berlangsung satu arah dinamakan rantai makanan.

Tiap – tiap kedudukan dalam rantai makanan disebut tingkat trofi. Dalam rantai makanan tingkat trofi pertama tidak selalu ditempati oleh produsen.

Oleh karena itu ada beberapa macam rantai makanan ditinjau dari komponen yang menduduki tingkat trofi pertamanya, yaitu sebagai berikut.

    • Rantai Makanan Perumput

Jika kedudukan tingkat trofi pertamanya ditempati produsen.

Contohnya: padi → tikus → ular → elang.

Pada contoh tersebut tingkat trofi pertamanya padi (produsen), tingkat trofi kedua tikus (konsumen pertama), tingkat trofi ketiga ular (konsumen kedua), dan tingkat trofi keempat ditempati oleh elang (konsumen ketiga).

    • Rantai Makanan Detritus

Jika kedudukan tingkat trofi pertamanya ditempati oleh detritus.

Contoh: kayu lapuk → rayap → ayam → elang

Pada contoh rantai makanan di atas tingkat trofi pertamanya ditempati oleh kayu lapuk (detritus), tingkat trofi keduanya rayap (detritivor),

Tingkat trofi ketiga ditempati ayam (konsumen kedua), dan tingkat trofi keempat ditempati oleh elang (konsumen ketiga).

  • Jaring – Jaring Makanan

Dalam ekosistem tiap trofi dapat dimakan atau memakan lebih dari satu organisme pada tingkat trofi yang lain.

Baca Juga :  Fungi (Jamur)

Jaring - Jaring Makanan

Dari hal tersebut dimungkinkan terjadi proses makan dan dimakan dengan rangkaian yang kompleks.

Bila beberapa rantai makanan saling berhubungan terbentuk jalinan yang kompleks akan membentuk jaring – jaring makanan.

Jadi, jaring – jaring makanan merupakan kumpulan dari beberapa rantai makanan yang saling berhubungan.

Demikian penjelasan artikel diatas tentang Aliran Energi dan Daur Materi – Rantai dan Jaring Makanan semoga dapat bermanfaat bagi pembaca setia PelajaranIPS.Co.Id