Rumus Cara Menghitung Diskon Dan Contohnya

Diposting pada

[LENGKAP] Rumus Cara Menghitung Diskon Dan Contohnya – Hampir setiap orang pasti pernah mengakses layanan belanja online atau e-commerce. Dari belanja baju, mainan anak, perabot rumah tangga hingga sembako, semuanya bisa dilakukan hanya dengan satu aplikasi. Tidak hanya layanan yang beragam, e-commerce juga semakin menjadi favorit karena sering memberikan diskon yang membuat orang semakin banyak berbelanja.

Diskon merupakan hal yang lumrah bagi para pecinta belanja, baik itu saat berbelanja langsung di toko atau berbelanja diskon di situs toko online. Tapi tahukah Anda apa itu diskon? Secara bahasa, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), diskon berarti potongan harga.

Menurut beberapa ahli, diskon juga diartikan sebagai potongan harga atas suatu barang atau jasa yang diberikan oleh produsen kepada konsumen dengan sejumlah syarat, misalnya karena konsumen telah memenuhi syarat tertentu, memiliki loyalitas yang tinggi kepada produsen, dan sebagainya. Oleh karena itu, untuk memuaskan konsumen, produsen sering memberikan diskon kepada konsumen.

Dalam dunia bisnis, diskon sering digunakan oleh perusahaan sebagai strategi pemasaran untuk meningkatkan penjualan. Semakin tinggi diskon maka semakin besar minat konsumen untuk membeli produk tersebut. Oleh karena itu, diskon dapat mempengaruhi psikologi konsumen yang sekaligus berpengaruh positif terhadap perkembangan bisnis. Semakin besar diskon, semakin besar permintaan konsumen dan pada akhirnya semakin tinggi permintaan produk.

Rumus Cara Menghitung Diskon Dan Contohnya

Rumus Cara Menghitung Diskon Dan Contohnya

Ada beberapa rumus yang dapat diterapkan untuk menghitung jumlah nominal akhir yang akan dikeluarkan konsumen setelah menerima diskon. Pertama-tama, diskon dalam bentuk persentase. Berikut beberapa rumus yang harus Anda ketahui.

  1. Rumus Pertama

  • Apabila harga terakhir (x) = harga pertama (a) – diskon (d)
  • Dan, diskon (d) = persen diskon (% d) x harga awal (a)
  • Untuk mendapatkan nilai x, langkah pertama adalah mencari nilai diskonto (d). Ini adalah diskon nominal.
  • Karena persentase adalah akumulasi dari nilai per 100, ini berarti nilai 25% adalah 25/100. Untuk mempermudah, Anda dapat mengubah persentase menjadi angka desimal. Caranya dengan menggeser nilai nol (25% berarti 25,00%) ke kiri dua kali sehingga menjadi 0,25.
Baca Juga :  Sejarah Perekonomian Indonesia

Contoh:

Sebuah mainan anak di pusat perbelanjaan A dijual seharga Rp 250.000. Namun karena bertepatan dengan Hari Anak Sedunia, harga mainan diturunkan 30%. Berapa biaya akhir untuk membeli mainan setelah menerima diskon?

Jawaban:

Pada langkah pertama, Anda terlebih dahulu menentukan nilai diskon berupa harga nominal.

  • D =% d x a
  • D = 30% x 250.000
  • D = 75.000

Kemudian gunakan rumus berikutnya.

  • Harga akhir (x) = harga awal (a) – d
  • X = 250.000 – 75.000
  • X = 175.000

Jadi orang tersebut hanya perlu membayar Rp. 175.000 untuk membelinya setelah mendapat diskon 30% darii toko.

  1. Rumus Cara Kedua

Rumus kedua ini lebih pendek dari yang sebelumnya. Yang harus dilakukan hanya dengan langsung mengurangi persentase diskon yang diterima lalu dikalikan dengan harga asli barang tersebut. Rumusnya adalah sebagai berikut.

  • Harga akhir (x) = [100% – persen diskon (% d)] x harga awal (a)

Contoh:

Baju kemeja lengan panjang pria di situs belanja online dibanderol dengan harga Rp 170.000. Namun karena bertepatan dengan hari belanja online nasional (harbolnas), harga kaos tersebut diturunkan hingga 20%. Berapa biaya akhir untuk membeli kemeja setelah menerima diskon?

Jawaban:

  • X = (100% -% d) x a
  • X = (100% – 20%) x 170.000
  • X = 80% x 170.000
  • Atau x = 80/100 x 170.000
  • X = 136.000

Jadi harga akhir pembelian kaos setelah diskon 20% adalah Rp 136.000.

  1. Rumus Cara Ketiga

Rumus berikut digunakan untuk menghitung harga akhir suatu barang yang mendapat diskon ganda, misalnya diskon ‘60% + 25%’. Bagi yang belum paham konsep diskon, harus segera dijumlahkan sehingga dianggap diskon 85%. Tapi itu salah besar.

Untuk menghitungnya perlu diketahui terlebih dahulu nilai persentase diskonto pertama. Kemudian nilainya dikalikan lagi dengan persentase diskon kedua.

Rumusnya adalah sebagai berikut.

  • Harga diskon pertama (d1) = persentase diskon (% d1) x harga awal (a)
  • Harga akhir (x) = persentase diskon kedua (% d2) x harga diskon pertama (d1)
Baca Juga :  Impor Adalah

Contoh:

Sebuah smartphone baru di situs belanja online dijual seharga Rp 8.000.000. Akan tetapi karna sama dengan hari belanja online nasional, harga tersebut selanjutnya diturunkan sebesar 40% + 10%. Jadi berapakah biaya harus dibayar untuk membeli smartphone setelah menerima diskon?

Jawaban:

Langkah pertama adalah mencari harga diskon pertama di tahun tersebut.

  • D1 =% d1 x a
  • D1 = (100% – 40%) x 8.000.000
  • D1 = 60% x 8.000.000
  • Atau d1 = 60/100 × 8.000.000
  • D1 = 4.800.000

Harga yang wajib dibayar ketika diskon pertama yaitu Rp 4.800.000, habis  itu tentukan nilai nominal akhir dengan rumus kedua.

  • Harga akhir (x) = persentase diskon kedua (% d2) x harga diskon pertama (d1)
  • X = (100% – 10%) x 4.800.000
  • X = 90% x 4.800.000
  • Atau x = 90/100 x 4.800.000
  • X = 4.320.000

Setelah diskon 40% + 10%, harga akhir smartphone ini hanya Rp 4.320.000.

Cara menghitung diskon di toko atau toko online. Sebelum tergiur dengan diskon, hal pertama yang harus dilakukan adalah menghitung atau tidak keuntungan dari membeli produk tersebut. Semoga bermanfaat.