Ciri – Ciri Jamur

Diposting pada

Ciri – Ciri Jamur – PelajaranIPS.Co.Id – Jamur adalah tumbuhan tidak berklorofil, sehingga kehidupannya bergantung zat-zat organik yang tersedia di alam.

Jamur mempunyai peranan dalam menguraikan zat- zat organik. Namun, sebagai saprofit, jamur sering merusak rumah, pakaian, dan makanan kita.

Adapun dermatomikosis adalah penyakit kulit yang disebabkan aktivitas jamur.

Banyak juga jamur yang berguna bagi kehidupan manusia, misalnya dalam pembuatan tempe dan roti.

Ciri – Ciri Jamur

Bersama bakteri, fungi merupakan organisme utama dalam penghancuran bahan organik, dengan demikian organisme ini memegang peranan amat penting dalam nutrisi tumbuhan hidup.

Jamur dimanfaatkan dalam makanan, ilmu kedokteran, dan proses – proses industri. Organisme ini juga menyebabkan penyakit pada manusia, hewan maupun tumbuhan.

Zygomycotina

Seperti halnya alga, tubuh jamur juga disebut talus. Menurut pendapat para mikologiwan.

Fungi merupakan sekelompok makhluk hidup tersendiri yang menduduki regnum sama dengan Plantae dan Animalia.

Jamur bukan tumbuhan bukan pula binatang. Hifa mengandung nukleus dan sitoplasma.

Dapat dipisah – pisahkan oleh dinding sekat (septum) menjadi sel – sel atau segmen, maka hifa itu dinamai hifa berseptum (septat).

Jika tidak dipisahkan oleh septum, hifa seperti tabung bersambungan disebut aseptat.

Ciri – Ciri jamur adalah:

  1. Tidak memiliki klorofil.
  2. Tubuhnya terdiri dari filamen atau benang bercabang-cabang yang disebut hifa.
  3. Benang hifa berkumpul membentuk suatu anyaman masa atau gumpalan yang disebut miselium.
  4. Cara hidupnya bersifat heterotrof, baik parasit ataupun saprofit.

Jamur dapat tumbuh subur pada lingkungan yang sudah tersedia makanan (zat organik), suhu, kelembaban yang sesuai,

pH kurang dari 7, dan lingkungan yang beroksigen walaupun kebutuhan oksigennya rendah.

Sebagaimana dijumpai pada alga, reproduksi jamur dilakukan dengan pembentukan spora secara seksual dan aseksual.

Baca Juga :  Fungi (Jamur)

Klasifikasi jamur terutama didasarkan pada ciri-ciri spora seksual dan tubuh buah selama tahap-tahap seksual dalam daur hidupnya.

Jamur yang diketahui tingkat seksualnya disebut jamur perfek (sempurna). Jamur yang belum diketahui tingkat seksualnya disebut imperfek.

Selama belum diketahui tingkat perfeknya digolongkan pada Fungi imperfecti atau Deuteromycotina.

  • Zygomycotina

Jamur ini hidupnya di darat, talusnya bermiselium aseptat pada jamur muda dan berseptat pada jamur yang lebih tua.

Reproduksi seksualnya melalui gametangiogami dan menghasilkan zigospora. Contoh Mucor mucedo.

  • Ascomycotina

Jamur Ascomycotina mempunyai talus yang terdiri dari miselium septat. Reproduksi seksualnya dengan membentuk askospora di dalam askus.

Ascomycotina

Sedang aseksualnya dengan membentuk konidium tunggal atau berantai pada ujung hifa khusus yang disebut konidiofor.

Ada yang hidup sebagai sapro fit yang menghancurkan sisa-sisa organik, ada pula yang parasit sehingga dapat menimbulkan penyakit.

Contoh jamur yang termasuk Ascomycotina sebagai berikut.

    • Khamir (Saccharomyces)

Kelompok ini tidak membentuk askokarp, tidak terlihat hifa yang jelas seperti jamur – jamur lainnya.

Tubuhnya terdiri dari sel bulat oval dan dapat bertunas / membentuk kuncup sehingga membentuk rantai sel atau hifa semu.

Khamir dapat melakukan fermentasi berbagai bahan organik, salah satu fermentasi yang paling umum ialah fermentasi dalam pembentukan alkohol. Menurut reaksi kimianya sebagai berikut.

    • Penicillium

Jenis jamur ini menyukai habitat yang mengandung gula, seperti pada roti atau buah yang ranum. Jamur ini tampak berwarna hijau atau kebiru- biruan.

Reproduksi aseksual dengan pembentukan konidium dalam rantai pada konidiofor tegak.

Macam spesiesnya adalah Penicillium notatum, Penicilium chryzogenum, penghasil anti biotik.

Penicillium camemberti dan Penicillium requoforti untuk peningkatan kualitas dalam pembuatan keju, Penicilliun italicum, Penicillium digitatum perusak buah jeruk.

Baca Juga :  Penelitian Ilmiah

Aspergillus fumigatus penyebab aspergilosis (penyakit yang berbahaya pada unggas piaraan dan liar yang menyerang saluran pernapasan). Jamur ini tumbuh pada kotoran.

Aspergillus fumigatus, penghasil aflatoksin, yang diduga penyebab kanker hati. Jenis ini tumbuh pada kacang tanah yang sudah tidak segar atau makanan yang terbuat dari kacang tanah.

Demikian penjelasan artikel diatas tentang Ciri – Ciri Jamur – Zygomycotina dan Ascomycotina semoga dapat bermanfaat bagi pembaca setia PelajaranIPS.Co.Id