Kingdom Plantae

Diposting pada

Kingdom Plantae – PelajaranIPS.Co.Id – Pada mulanya beberapa ahli menggolongkan Kingdom Plantae kedalam lima divisio yaitu diantaranya tumbuhan belah (Schizophyta) dan tumbuhan lumut (Bryophyta).

Kingdom Plantae

  • Tumbuhan Belah (Schizophyta)

Tumbuhan belah (Schizophyta), meliputi kurang lebih 35.000 jenis tumbuhan.

Tumbuhan Belah

Divisi Tumbuhan belah merupakan tumbuhan yang paling primtif hal ini karena tumbuhan tersebut membelah diri.

Dengan membelah diri, tubuh hanya dengan sebuah sel, protoplas belum terdiferensiasi dengan jelas sehingga inti belum nampak jelas dan nyata, demikian pula dengan plastidanya.

Secara garis besar Schyzophyta dibedakan menjadi 2 kelas yaitu:

Bakteri (Bacteria / schyzomycetes) dan ganggang biru, ganggang belah, atau ganggang lender (Cyanophyceae, Schizophyceace atau Myxophyceae) (Gembong, 1981:3)

Secara spesifikasi tumbuhan belah dibagi menjadi 7 ordo yaitu:

  1. Pseudomonales,
  2. Chlamydobacteriales,
  3. Eubacteriales,
  4. Actinomycetes,
  5. Beggiatoales,
  6. Myxobacteriales, dan
  7. Spirochaetales.
  • Tumbuhan Lumut (Bryophyta)

Tumbuhan lumut (Bryophyta), meliputi kurang lebih 25.000 jenis tumbuhan.

Tumbuhan Lumut

Lumut mempunyai bagian-bagian tubuh yang menyerupai akar, batang, dan daun.

Akar tetapi, bagian – bagian itu sebenarnya bukan akar, batang, dan daun sejati. Bagian yang menyerupai akar disebut rizoid.

Rizoid berupa benang – benang halus. Bagian ini berguna untuk menganbil air dan mineral.

Tumbuhan lumut mempunyai klorofil sehingga berwarna hijau. Lumut biasanya hidup di tempat lembab yang tidak terkena cahaya secara langsung.

Ada juga lumut yang hidup di tempat kering dan juga di air. Lumut berkembang biak dengan spora dan mengalami pergiliran keturunan.

Perkembangan vegetatif lumut dilakuakan dengan pembentukan spora. Perkembangan generatif lumut dilakukan dengan pembentukan sel-sel kelamin (gamet).

Tumbuhan lumut dapat dapat disebut sporofit dan gametofit karena dapat menghasilkan spora dan sel gamet.

Apabila spora jatuh di tempat yang lembab, spora akan tumbuh menjadi benang – benang yang halus dan berkuncup pada beberapa tempat.

Baca Juga :  Perbedaan Archaebacteria dan Eubacteria

Benang – benang itu disebut protonema. Selanjutnya protonema tumbuh menjadi lumut yang bersifat gametofit. Lumut dewasa membentuk arkegonium dan anteridium.

Arkegonium menghasilkan sel kelamin betina (sel telur), sedangkan anteridium menghasilkan sel kelamin jantan (spermatozoid).

Apabila sel kelamin jantan membuahi sel telur terbentuklah zigot. Zigot tumbuh menjadi tumbuhan baru yang berupa tangkai dengan kotak spora di ujungnya yang disebut sporagonium.

Sporagonium ini menyatu dengan tubuh tumbuhan lumut induk. Sporagonium menghasilkan spora.

Bila spora jatuh di tempat lembab akan tumbuh menjadi protonema. Demikianlah siklus tersebut terulang kembali seperti di atas.

Berdasarkan bentuk tubuhnya, tumbuhan lumut debedakan menjadi dua kelas, yaitu lumut daun (Musci) dan lumut hati (Hepaticea).

    • Lumut Daun (Musci)

Lumut daun selalu tumbuh berkelompok di tempat-tempat yang lembab atau tempat dengan sedikit air. Lumut daun mempunyai batang dan daun.

Letak daun tersusun teratur mengelilingi tangkainya seperti spiral. Contoh lumut daun adalah Sphagnum dan Polytrichum. Klasifikasi lumut daun :

  1. Regnum : Plantae
  2. Division : Bryophyta
  3. Class : Bryopsida
  4. Ordo : Bryoceales
  5. Family : Bryopceae
  6. Genus : Bryopsida
  7. Spesies : Bryopsida
    • Lumut Hati (Hepaticea)

Tubuh lumut hati terdiri atas lembaran yang ujung-ujungnya terbelah. Lumut hati tumbuh di tempat-tempat basah atau di hutan yang terdapat di pegunungan.

Contoh lumut hati adalah Marchantia, Riccia, dan Pellia. Adapun klasifikasi lumut hati:

  1. Regnum : Plantae
  2. Division : Hepaticohyta
  3. Classis : Hepaticosida
  4. Ordo : Hepaticoccales
  5. Family : Hepaticoceae
  6. Genus : Hepaticopsida
  7. Spesies : Hepaticiopsida sp
    • Lumut Tanduk (Anthoceratopsida)

Bentuk tubuhnya seperti lumut hati yaitu berupa talus, tetapi sporifitnya berupa kapsul memanjang. Sel lumut tanduk hanya mempunyai satu kloroplas.

Hidup di tepi sungai, danau, atau sepanjang selokan. Reproduksi seperti lumut hati. Contohnya Anthocerros sp.

Baca Juga :  Protista

Demikian penjelasan artikel diatas tentang Kingdom Plantae – Tumbuhan Belah dan Tumbuhan Lumut semoga dapat bermanfaat bagi pembaca setia PelajaranIPS.Co.Id