Klasifikasi Makhluk Hidup

Diposting pada

Klasifikasi Makhluk Hidup – PelajaranIPS.Co.Id – Adapun ilmu yang secara khusus mempelajari tentang klasifikasi makhluk hidup dinamakan ilmu taksonomi.

Ilmu taksonomi ini bertujuan untuk mempermudah pengenalan dan pembelajaran terhadap makhluk hidup serta mempermudah dalam mengkomunikasikannya kepada orang lain.

Ilmu taksonomi ini senantiasa berkembang dari masa ke masa, sehingga muncul tokoh – tokoh baru dalam taksonomi dan pendapat – pendapat serta teori – teori tentang taksonomi.

Ilmu taksonomi ini melahirkan berbagai sistem klasifikasi yang berbeda – beda sesuai dengan dasar yang digunakan dalam kegiatan tersebut.

Hal inilah yang kemudian menarik untuk diketahui lebih lanjut tentang bagaimana sistem klasifikasi makhluk hidup.

Oleh karena itu penulis berusaha untuk memberikan pemahaman tentang pertanyaan tersebut dalam makalah yang berjudul “Sistem Klasifikasi Makhluk Hidup”.

Semoga artikel ini dapat menjadi jawaban dan memberikan pemahaman terkait pertanyaan yang dikaji.

Klasifikasi Makhluk Hidup

  • Pengertian Klasifikasi

Klasifikasi adalah penyusunan makhluk hidup secara teratur ke dalam suatu herarki.

Pengertian Klasifikasi

Sistem penyusunan ini berasal dari kumpulan informasi makhluk hidup secara individual yang menggambarkan kekerabatan.

Menurut Rideng (1989) klasifikasi adalah pembentukan takson-akson dengan tujuan mencari materi keseragaman dalam keanekaragaman.

Dikatakan pula bahwa klasifikasi adalah penempatan organisme secara berurutan pada kelompok tertentu (takson) yang didasarkan pada perbedaan dan persamaan.

Sedangkan Tjitrosoepomo (1993) mengatakan bahwa dasar pengadaan klasifikasi adalah keseragaman kesamaan – kesamaan itulah yang dijadikan dasar klasifikasi.

Semua ahli biologi mrnggunakan suatu sistem kasifikasi untuk mengelompokkan tumbuhan ataupun hewan yang memiliki persamaan struktur.

Kemudian setiap kelompok tumbuhan atau hewan lainnya yang memiliki persamaan dalam kategori lain. Hal itu pertama kali diusulkan oleh John Ray yang berasal dari Inggris.

Baca Juga :  Pencemaran Udara: Penyebab, Dampak Dan Pencegahannya

Namun ide itu disempurnakan oleh Carl Von Linne ( 1707-1778), seorang ahli botani berkebangsaan Swedia yang dikenal pada masa sekarang denga Carolus Linnaeus.

Sistem klasifikasi Linnaeus tetap digunakan sampai sekarang karena sifatnya yang sederhana dan fleksibel sehingga suatu organisme baru tetap dapat dimasukkan dalam sistem klasifikasi dengan mudah.

Nama – nama yang digunakan dalam sistem klasifikasi. Linnaeus ditulis dalam bahasa Latin karena pada zaman Linnaeus bahasa Latin adalah bahasa yang dipakai untuk pendidikan resmi.

  • Tujuan Klasifikasi

Adapun tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah Mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan persamaan ciri – ciri yang dimiliki.

Tujuan Klasifikasi

Mengetahui ciri – ciri suatu jenis makhluk hidup untuk membedakannya dengan makhluk hidup dari jenis lain.

Mengetahui hubungan kekerabtan makhluk hidup. Memberi nama makhluk hidup yang belum diketahui namanya atau belum memiliki nama.

Membandingkan dan mempelajari makhluk hidup, membandingkan berarti mencari perbedaan dan persamaan ciri atau sifat makhluk hidup.

  • Manfaat Klasifikasi

Manfaat klasifikasi bagi manusia, antara lain:

  1. Klasifikasi memudahkan kita dalam mempelajari makhluk hidup yang sangat beraneka ragam.
  2. Klasifikasi membuat kita mengetahui hubungan kekerabatan antar jenis makhluk hidup.
  3. Klasifikasi memudahkan komunikasi.
  • Sejarah Klasifikasi

Beberapa abad SM, Aristoteles, yaitu filusuf Yunani (384 – 422) adalah orang yang pertama merintis mengadakan klasifikasi hewan berdasarkan ciri – cirinya.

Sejarah Klasifikasi

Dia berhasil mengelompokan seribu jenis hewan tang dikenalnya. Oleh sebab itu, dia dijuluki bapak zoologi.

Pada abad ke – 17 muncullah tokoh yang melahirkan konsep modern tentang spesies dan mencoba melanjutkan klasifikasi makhluk hidup ke arah grup – grup yang lebih kecil. Orang tersebut adalah, John Ray dari Inggris (1627 – 1705).

Pada pertengahan abad ke-18, Carollus Linnaeus (1707 – 1778), yaitu seorang ahli biologi berkebangsaan Swedia, memperkenalkan cara mengelompokan atau klasifikasi baru, berdasarkan kesamaan struktur dan menciptakan Binonium Nomenclatur.

Baca Juga :  Sistem Klasifikasi Makhluk Hidup

Demikian penjelasan artikel diatas tentang 4 Klasifikasi Makhluk Hidup – Pengertian, Tujuan, Manfaat, dan Sejarahnya semoga dapat bermanfaat bagi pembaca setia PelajaranIPS.Co.Id