Replikasi Virus

Diposting pada

Replikasi Virus – PelajaranIPS.Co.Id – Seperti telah disebutkan virus hanya dapat berkembangbiak di dalam sel hidup / jaringan hidup.

Misalnya di dalam jaringan embrio, jaringan tumbuhan maupun di dalam jaringan hewan dan manusia.

Bahan – bahan yang diperlukan untuk membentuk bagian-bagian virus baru diperoleh dari sitoplasma sel yang ditempatinya.

Replikasi Virus

Proses perkembangbiakan virus disebut dengan istilah replikasi.

Proses replikasinya dimulai sejak kontak dengan sel inang hingga terbentuknya virus – virus baru pada tahap akhir (lisis) telah berhasil diteliti oleh ahli-ahli di bidang biologi (lihat Gambar 2.3).

Peranan Virus bagi kehidupan

Baca Juga : Ciri-Ciri VIrus

  • Peranan Virus bagi kehidupan

Tahukah kalian mengapa virus merugikan kehidupan makhluk hidup? Virus hidup di dalam sel hidup dengan memanfaatkan materi sel yang ditempatinya.

Hal itulah yang menyebabkan virus merugikan bagi kehidupan bagi tumbuhan, hewan maupun manusia karena menyebabkan berbagai penyakit.

Namun, virus juga dapat menguntungkan manusia karena sebagai vektor yang dapat dimanfaatkan dalam teknik rekayasa genetika.

Membuat vaksin yang dapat mencegah suatu penyakit tertentu, atau untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit tertentu pula.

Berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus pada manusia.

  • AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrom)

AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrom)

AIDS adalah penyakit yang menyebabkan menurunnya kekebalan tubuh. Penyakit ini disebabkan oleh virus HIV (Human Immunodeficiensy Virus).

Penyakit itu dapat ditularkan melalui kontak biasa seperti melauli luka-luka di kulit, selaput lendir, hubungan seksual, transfusi darah.

Penggunaan jarum suntik yang tidak steril, dari ibu yang menderita penyakit AIDS kepada anak yang sedang dikandungnya.

Hingga kini belum ada vaksin untuk mencegah penyakit AIDS, oleh sebab itu usaha-usaha apakah yang harus kita lakukan agar terhindar dari penyakit AIDS?

  • Hepatitis (Pembengkakan Hati)

Ada tiga tipe hepatitis, yaitu hepatitits A, hepatitis B, dan hepatitis C. Gejala-gejalanya: demam, mual, muntah-muntah, perubahan warna kulit dan selaput lendir berwarna kuning. Hepatitis A cenderung menimbulkan hepatitis akut, hepatitis B cenderung menimbulkan kronis, hepatitis C cenderung beresiko menderita kanker hati. Penularannya melalui minuman yang terkontaminasi virus, jarum suntik yang tidak steril, dan transfusi darah.

  • DBD (Demam Berdarah)

Disebabkan oleh virus dengue. Virus ini dapat menyebab- kan menurunnya kadar trombosit dan menyebabkan pecahnya kapiler darah.

Baca Juga :  Kormophyta

Sehingga gejala – gejala yang tampak adalah adanya bercak – bercak merah pada kulit, demam panas tinggi, sakit kepala, mimisan.

Lebih parah lagi pendarahan pada organ – organ tubuh dan dapat menyebabkan kematian. Vektor penyebab penyakit ini adalah nyamuk Aedes aegypti.

  • SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome)

SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome)

Diduga penyakit ini disebabkan oleh virus corona yang dibawa oleh mamalia golongan musang dan rakun.

Virus ini mudah sekali mengalami mutasi. Gejala-gejala penyakit ini antara lain suhu tubuh di atas 40o C, menggigil, kelelahan otot, batuk kering, sakit kepala, sesak nafas, dan diare.

  • Influenza

Penyakit ini disebabkan oleh Orthomyxovirus. Morfologinya seperti bola, virus ini menyerang saluran pernapasan sehingga penderita mengalami kesulitan bernapas.

Penyakit ini ditularkan melalui udara yang terserap masuk melalui saluran pernapasan. Gejala – gejalanya: demam, sakit kepala, pegal linu, dan kehilangan nafsu makan.

  • Gondong (Parotitis)

Penyebab penyakit ini adalah Paramyxovirus. Virus yang hanya memiliki ARN (asam ribo nukleat) saja.

Penyakit ini ditandai dengan membengkaknya kelenjar paratiroid pada leher di bawah daun telinga.

Penyakit ini dapat menular dari satu orang ke orang lain melalui kontak langsung dengan penderita, melalui ludah, urin, dan muntahan.

Jika seseorang telah sembuh dari penyakit gondong mereka akan memiliki kekebalan terhadap penyakit gondong tersebut.

  • Herpes Simpleks

Virus penyebab penyakit ini menyerang kulit dan selaput lendir. Bayi, anak-anak, dan orang dewasa dapat terserang oleh virus jenis ini.

Lokasi yang diserang oleh virus ini adalah mata, bibir, mulut, kulit, alat kelamin, dan kadang – kadang otak.

Virus menginfeksi tubuh melalui luka kecil. Pada bayi virus ini dapat menginfeksi pada saat kelahiran.

Baca Juga :  Virus

Selain itu virus ini juga ditularkan melalui kontak seksual. Kecuali pada mata dan otak, gejala penyakit ini adalah timbulnya gelembung – gelembung kecil, gelembung ini sangat mudah pecah.

Infeksi pada alat kelamin diduga merupakan salah satu penyebab adanya tu- mor ganas di daerah genitalis tersebut.

  • Campak (Morbili)

Penyakit ini biasanya menyerang anak-anak. Gejala yang tampak antara lain demam tinggi, mengigau, batuk, mata pedih jika terkena cahaya, dan rasa ngilu di seluruh tubuh.

Penyebab penyakit ini adalah Paramyxovirus, virus yang tidak memiliki enzim neurominidase.

Di awal masa inkubasi virus berkembangbiak di saluran pernapasan atas. Di akhir masa inkubasi virus menuju ke darah dan beredar ke seluruh bagian tubuh terutama kulit.

  • Polio

Pada umumnya polio menyerang pada anak-anak dengan gejala – gejala antara lain: demam, sakit kepala, tidak enak badan, mengantuk, sakit tenggorokan, mual, dan muntah.

Kadang – kadang disertai rasa kaku pada bagian leher dan tulang belakang. Polio dapat menyebabkan kelumpuhan bila menyerang selaput meninges otak dan merusak sel saraf di otak depan.

Vaksin untuk folio adalah vaksin Salk dan Sabin. Vaksin Salk berfungsi mengaktifkan produksi antibodi di serum.

Menetralkan virus yang virulen saat memasuki aliran darah, dan mencegah serangan ke sistem saraf pusat.

Sedangkan Vaksin Sabin mengandung virus folio yang telah dilemahkan.

  • Cacar

Virus penyebab cacar adalah Herpesvirusvaricellae, yang menyerang tubuh dan menimbulkan luka-luka pada sekujur tubuh. Jika sembuh meninggalkan bopeng pada kulit tubuh dan wajah.

  • Virus Avian Influenza (H5N1), Menyebabkan Penyakit Flu Burung

Virus Avian Influenza (H5N1), Menyebabkan Penyakit Flu Burung

    • Berbagai virus yang menyerang hewan

  1. Rabdovirus, penyebab penyakit rabies pada anjing, kucing dan moyet.
  2. Avian influenza A (H5N1), penyebab penyakit flu pada unggas (burung, ayam) dan manusia. Virus ada 3 tipe, yaitu A, B, dan C.
    Virus influenza tipe A ada beberapa strain, yaitu H1N1, H3N2, H5N1, H9N2. (H=Hemaglutinin, N=Neuraminidase).
  3. NCD (New Castle Disease), virus ini menyebabkan penyakit tetelo atau parrot fever pada unggas, misalnya pada ayam, dan itik
  4. Food and Mouth Disease, penyebab penyakit kuku pada hewan ternak seperti kerbau, sapi, domba, dan kuda.
    Penyakit ini menyebabkan hewan ternak tidak dapat berjalan dan tidak dapat makan.
    • Berbagai virus yang menyerang tumbuhan

  1. TMV (Tobacco Mozaic Virus), penyebab penyakit mozaik, yakni bercak-bercak kuning pada daun tembakau, tomat, kentang, kacang kedelai. Penularannya melalui serangga.
  2. CVPD (Citrus Vein Phloem Degeneration), penyebab penyakit degenerasi pembuluh tapis pada tanaman jeruk.
  3. Tungro, virus yang menyerang tanaman padi sehingga pertumbuhan tanaman terhambat sehingga tanaman menjadi kerdil. Penyebar virus ini adalah wereng cokelat dan wereng hijau.
  4. Virus Yellows, menyerang tumbuhan aster.
    • Kegunaan virus bagi kehidupan

Sebagai bahan untuk pembuatan vaksin, yaitu dengan cara virus dilemahkan atau dimatikan sehingga kemampuannya menimbulkan penyakit menurun atau hilang.

Baca Juga :  Komponen Abiotik

Jika vaksin ini diberikan kepada orang yang sehat orang tersebut akan menjadi kebal terhadap penyakit yang disebabkan oleh virus tertentu karena didalam tubuh orang yang bersangkutan telah terbentuk antibodi.

Sebagai vektor dalam teknik rekayasa genetika.

Demikian penjelasan artikel diatas tentang Replikasi Virus – 11 Peranan Virus Bagi Kehidupan semoga dapat bermanfaat bagi pembaca setia PelajaranIPS.Co.Id