Sistem Tata Surya

Diposting pada

Sistem Tata Surya

Sistem Tata Surya : Pengertian, Susunan, Anggota, Planet & PusatPelajaranIPS.Co.Id– Mungkin tanpa sadari kita sudah pernah melihat ke arah langit pada malam hari? Anda pasti melihat langit berwarna hitam dengan bintang yang berkelap-kelip. Apa itu tata surya? Pasti banyak yang belum tahu tentang pengertian tata surya dan apa aja yang ada dalam tata surya?. Mari simak dan baca tentang pengertian dan tata surya berserta anggotanya.

Sistem Tata Surya


Pengertian Tata Surya

Tata surya merupakan susunan dari benda-benda langit yang berputar mengelilingi matahari sebagai pusatnya. Benda-benda langit tersebut terdiri dari 8 planet dengan orbit berbentuk elips, satelit alami, komet, asteroid, dan meteroid.


Planet-planet itu bergerak memutari matahari dikarenakan adanya pengaruh dari gaya gravitasi matahari.Tata surya (solar system) merupakan dalam bagian alam semesta yang sangat luas. Tata surya terletak di dalam salah satu galaksi dari sekian banyak galaksi yang ada di ruang angkasa, yaitu galaksi Bimasakti (Milky Way).


Dalam tata surya memiliki bagian atau sistem yang tersusun menjadi beberapa bagian yaitu matahari, 4 planet luar, 4 planet dalam, sabuk asteroid (main asteroid belt), dan dibagian terluar terdapat sabuk Kuiper. Hanya enam dari delapan planet itu yang memiliki satelit alami sedangkan 2 lainnya yaitu Venus dan Merkurius tidak mempunyai satelit alami.

Baca Artikel Lainnya : Pengertian Alam Semesta


Matahari

Matahari adalah suatu benda ditata suryayang berbentuk bola gas pijar yang terdiri dari 49% atom hidrogen (H) dan 5,6% atom helium (He), serta sisanya campuran unsur-unsur karbon (C ) dan atom lainnya. Pada bentuk matahari ternyata tidak bulat benar, tetapi Ia mempunyai semacam ekuatoe dan kutub, karena gerak rotasinya.


Garis tengah ekuatorialnya 864.000 mil, sedangkan garis tengah antarkutubnya 43 mil lebih pendek. Dan matahari juga merupakan tata surya yang paling besar karena 98% massa tata surya terkumpul pada matahari. Di samping sebagai pusat peredaran, matahari juga merupakan sumber-sumber tenaga di lingkungan tata surya. Matahari terdiri dari inti dan tiga lapisan kulit, masing-maisng fotosfer, kromosfer dan korona.


Bintang

Bintang adalah satu-satunya anggota tata surya yang memiliki keistimewaan mampu memancarkan cahaya sendiri. Dalam tata surya ini, bintang memiliki jumlah yang tak terhingga banyaknya. Bintang yang paling dapat kita rasakan keberadaannya adalah matahari.


Matahari memancarkan cahaya dan panas yang sangat berguna bagi kehidupan manusia di bumi. Matahari merupakan bintang dan anggota tata surya yang memiliki massa paling besar. Karena massanya ini, tarikan gravitasi matahari mampu mengatur peredaran anggota tata surya yang lain dan menjadikan matahari sebagai pusat dari tata surya. Peredaran benda langit mengitari matahari berlangsung dalam garis edar yang berbentuk elips.

Baca Juga :  Pengertian Planet Merkurius

Planet

Planet merupakan anggota tata surya yang tidak memancarkan cahaya sendiri, tetapi hanya memantulkan cahaya matahari. Pada 2006, International Astonomical Audit (IAU) memperjelas definisi tentang planet, yaitu: “benda langit yang memiliki orbit mengelilingi matahari, memiliki massa dan gravitasi yang cukup sehingga dapat membentuk struktur bulat, dan memiliki jalur orbit yang bersih (tidak ada benda langit lain dalam orbitnya).”


Berikut ini nama-nama planet yang diurutkan berdasarkan jaraknya dari matahari mulai dari yang terdekat sampai yang terjauh adalah: Merkurius,Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.


Planet Merkurius

Planet ini merupakan planet yang paling dekat dengan matahari adalah planet Merkurius. Merkurius atau Mercury dikenal sebagai planet yang pertama dalam tata surya yang berdekatan dengan matahari. Jarak Merkurius dengan matahari adalah 57 juta kilometer, paling dekat dibanding planet lain.


Dan planet Merkurius merupakan planet terkecil dalam tata surya, dengan diameter planet sebesar 4879,4 kilometer. Merkurius juga memiliki waktu rotasi 59 hari dan waktu revolusi 88 hari. Hal ini membuat Merkurius menjadi planet dengan waktu revolusi tercepat dalam tata surya.Merkurius termasuk dalam planet dalam yang orbitnya berada di antara matahari dan bumi. Planet ini tidak memiliki satelit dan tidak memiliki cincin.


Planet Venus

Pada urutan planet kedua dalam tata surya adalah planet Venus. Venus merupakan satu-satunya planet dengan arah rotasi yang berkebalikan, sehingga matahari terbit dari barat di planet Venus. Suhu rata-ratanya juga yang paling tinggi, menjadikan Venus sebagai planet terpanas dalam tata surya.


Planet Venus juga memiliki diameter sebesar 4879,4 kilometer. Venus memiliki waktu rotasi 243 hari dan waktu revolusi 225 hari. Artinya 1 hari di Venus lebih lama dari waktu 1 tahunnya. Venus juga memiliki waktu rotasi 1 hari paling lama.Venus juga termasuk dalam planet dalam yang orbitnya berada di antara matahari dan bumi. Planet ini tidak memiliki satelit dan tidak memiliki cincin.

Baca Artikel Lainnya : Predator Adalah


Planet Bumi

Planet Bumi merupakan satu-satunya planet yang dihuni oleh makhluk hidup. Kita sebagai manusia tinggal di planet Bumi atau Earth. Total yang terdapat lebih dari 7 miliar populasi manusia yang hidup di Bumi. Selain itu juga ada organisme lain seperti hewan dan tumbuhan yang hidup di planet bumi.


Planet Bumi memiliki diameter sebesar 12.742 kilometer. Jarak bumi dengan matahari sekitar 150 juta kilometer. Bumi memiliki waktu rotasi 24 jam dan waktu revolusi 365 hari. Komposisi planet Bumi terbuat dari nitrogen (78%), oksigen (21%) dan gas lainnya.Bumi memiliki 1 satelit alami yang bernama bulan/moon. Selain itu ada ribuan satelit buatan yang dibuat dan diluncurkan.


Planet Mars

Urutan planet yang ke empat merupakan Planet terdekat dengan Bumi adalah planet Mars. Mars juga sering disebut sebagai Red Planet atau Planet Merah karena warna planet Mars yang kemerah-merahan. Planet ini menjadi planet terkecil kedua dalam tata surya setelah planet Merkurius.Planet Mars memiliki diameter sebesar 6704 kilometer.

Baca Juga :  Predator Adalah

Mars memiliki waktu rotasi 25 jam dan waktu revolusi 687 hari. Saat ini, ilmuwan banyak melakukan penelitian untuk meneliti struktur planet Mars dan apakah memungkinkan adanya kehidupan di planet ini.Mars termasuk dalam planet luar yang orbitnya tidak berada di antara matahari dan bumi. Planet ini memiliki 2 satelit alam yang bernama Phobos dan Deimos.


Planet Jupiter

Planet ini merupakan planet yang terbesar dalam tata surya adalah planet Jupiter. Total diameter planet Jupiter adalah 142.984 kilometer. Berdasarkan luas permukaannya, Jupiter 120 kali lipat lebih besar dibandingkan planet Bumi.Jupiter juga memiliki waktu rotasi 10 jam dan waktu revolusi 11 tahun. Meski ukurannya besar, namun Jupiter menjadi planet dengan waktu rotasi tercepat dimana 1 hari di Jupiter hanya berlangsung 10 jam saja.


Komposisi Jupiter terbesar terdiri dari gas hidrogen (89%) dan helium (10%).Jupiter termasuk dalam planet luar yang orbitnya tidak berada di antara matahari dan bumi. Planet ini diketahui memiliki lebih dari 75 satelit dan masih mungkin akan terus bertambah. Hal ini menjadikan Jupiter sebagai planet yang memiliki satelit alam paling banyak sejauh ini.


Planet Saturnus

Planet yang selanjutnya adalah Saturnus dikenal sebagai planet terindah karena menjadi planet yang memiliki cincin dalam tata surya. Pada cincin planet Saturnus terbuat dari bongkahan es. Saturnus atau Saturn juga menjadi planet yang terbesar kedua setelah planet Jupiter.Planet Saturnus memiliki diameter sebesar 120.536 kilometer. Saturnus memiliki waktu rotasi 11 jam dan waktu revolusi 29 tahun.


Waktu rotasi Saturnus menjadi yang tercepat kedua setelah Jupiter. Sekitar 96% komposisi Saturnus adalah gas hidrogen.Saturnus termasuk dalam planet luar yang orbitnya tidak berada di antara matahari dan bumi. Planet ini memiliki sekitar 62 satelit, dimana nama satelit terbesarnya adalah Titan dan Rhea.


Planet Uranus

Urutan planet yang ketujuh adalah planet Uranus. Planet ini dikenal sebagai Giants Ice karena komposisinya yang dilapisi oleh lapisan es, sama dengan planet Neptunus. Planet ini juga memiliki cincin yang tidak begitu terlihat jelas.Planet Uranus memiliki diameter sebesar 50.724 kilometer.


Uranus memiliki waktu rotasi 17 jam dan waktu revolusi 84 tahun. Dengan rata-rata suhu 76 Kelvin, planet Uranus menjadi planet terdingin kedua setelah planet Neptunus.Uranus termasuk dalam planet luar yang orbitnya tidak berada di antara matahari dan bumi. Planet ini diketahui memiliki 27 satelit alami.


Planet Neptunus

Urutan planet terakhir dalam tata surya adalah planet Neptunus. Neptunus juga menjadi planet terjauh dari matahari dan juga dari Bumi. Jarak Neptunus dari matahari mencapai 4,5 miliar kilometer. Sebelumnya Pluto menjadi planet terjauh, namun sejak 2006 Pluto sudah tidak dikategorikan sebagai planet. Ciri ciri planet sebagai berikut diantara nya Planet Neptunus memiliki diameter sebesar 49.530 kilometer. Neptunus memiliki waktu rotasi 16 jam dan waktu revolusi 165 tahun.

Baca Juga :  Pengertian Alam Semesta

Neptunus menjadi planet dengan waktu revolusi terlama. Sama dengan Uranus, komposisi planet Neptunus kebanyakan adalah lapisan es. Planet ini juga sering disebut Blue Planet atau Planet Biru.Dan neptunus termasuk dalam planet luar yang orbitnya tidak berada di antara matahari dan bumi. Planet ini diketahui memiliki 14 satelit alami.


Selain planet di tata surya memiki benda benda langit diantara nya sebagai berikut :

Asteroida atau Planetoid

Pada tahun 1801, piazzi seorang astronom Italia,menjeleskan melalui pengamatan teleskopnya, ia menemukan benda langit yang berdiameter 500 mil atau ± 900 km (bulan berdiameter 2.160 mil atau 3.000 km) beredar yang mengelilingi matahari.Pada masa ini, benda semacam itu telah diketahui sebanyak ± 2.000 buah, berbentuk bulat-bulat kecil, yang terbesar disebut ceres dengan diameter 750 km.


Benda-benda langit yang terkecil yang bisa diamati adalah yang berdiamter 1 mil. Kelompok benda langit ini disebut dengan planetoida atau bukan planet untuk membedakannya dengan sembilan planet utama yang telah dijelaskan tadi. Dan bila seluruh massa planetoida ini dikumpulkan, jumlahnya tidak lebih dari 2% dari massa bulan.


Komet atau Bintang Berekor

Kadang yang kita tahu dari komet disebut sebagai bintang berekor, komet bukan tergolong bintang alam dalam arti yang sebenarnya. Komet merupakan anggota tata surya yang beredar mengelilingi matahari dan menerima energinya dari matahari.Komet sebenarnya merupakan kumpulan bungkahan batu yang diselubungi oleh kabut gas.


Pada diameter komet termasuk selubung gasnya ± 100.000 km, sedangkan diameter inti yang berupa bungkah-bungkah batu sebagian dipantulkan, sedang lainnya berupa sinar ultra violet akan bereksitasi pad agas yang menyelubungi komet. Akibat eksitasi ini akan terjadi resonansi atau fluoresce nsi, dan gas akan berpendar memancarkan cahaya. Akibat tekanan cahaya matahari, gas pendar ini akan terdorong menjauhi matahari maka terbentuklah ekor komet. Sehingga komet selalu menjauhi matahari maka jika komet mendekati matahari, ekornya dibelakang dan di depan sewaktu menjauhinya.


Meteor

Meteor merupakan benda angkasa yang tidak mengeluarkan cahayanya sendiri, tetapi dia bukan binatang. Jadi, meteor semacam benda-benda planetoida yang mungkin saja datang dari luar tata surya kita.Meteor berupa batu-batu kecil yang bergaris tengah antara 0,2-05 mm dan massanya tidak lebih dari 1 gram. Meteor ini semacam debu angkasa yang bergerak dengan kecepatan rata-rata 60 km/detik atau 60 x 60 x 60 km per jam.


Satelit

Satelit merupakan pengiring planet. Satelit beredar mengelilingi planet dan bersama-sama beredar mengelilingi matahari. Sehingga peredaran satelit mengelilingi planet disebut gerak revolusi satelit. Dab disamping itu, satelit juga melakukan gerak rotasi, yaiotu beredar mengelilingi sumbunya sendiri.


Demikianlah penjelasan artikel diatas tentang Sistem Tata Surya : Pengertian, Susunan, Anggota, Planet & Pusat semoga bermanfaat bagi pembaca setia PelajaranIPS.Co.Id