Kormophyta

Diposting pada

Kormophyta – PelajaranIPS.Co.Id – Pada bagian awal bab ini sudah dijelaskan secara singkat mengenai kormophyta.

Kormophyta dapat dibedakan menjadi tumbuhan paku dan tumbuhan berbiji. Untuk lebih jelasnya ikutilah uraian berikut.

Kormophyta

  • Ciri – Ciri Tumbuhan Paku

Dibandingkan dengan lumut, tumbuhan paku menunjukkan ciri yang lebih maju. Pada tumbuhan paku telah ditemukan akar, batang, dan daun yang sebenarnya.

Ciri - Ciri Tumbuhan Paku

Batang tumbuhan paku memiliki pembuluh / berkas pengangkut, ciri ini belum dijumpai pada lumut.

Habitus / perawakannya sangat beranekaragam, mulai dari tumbuhan paku dengan daun – daun kecil dengan struktur yang sangat sederhana sampai tumbuhan paku dengan daun mencapai 2 meter dengan struktur yang rumit.

Tumbuhan paku ada yang belum memiliki batang yang nyata (hanya berupa rizom), tapi juga ada yang memiliki batang sebenarnya (paku pohon).

Daun tumbuhan paku bermacam-macam, dibedakan menurut ukuran, atau menurut fungsinya.

Menurut ukurannya daun tumbuhan paku dibedakan menjadi mikrofil (daun berukuran kecil) dan makrofil (daun berukuran besar).

Adapun menurut fungsinya daun tumbuhan paku dibedakan menjadi daun fertil atau sporofil (daun penghasil spora) dan daun steril atau tropofil (daun untuk fotosintesis).

Daun penghasil spora biasanya juga dapat berfungsi untuk fotosintesis, daun semacam ini disebut troposporofil.

Habitat tumbuhan paku ada yang di tanah, ada yang epifit pada pohon lain dan ada yang hidup di air.

Karena itu ada tiga macam tumbuhan paku, yaitu paku tanah, paku epifit, dan paku air.

Umumnya tumbuhan paku menyukai tempat yang teduh dengan tingkat kelembaban udara yang tinggi.

  • Reproduksi Tumbuhan Paku

Seperti halnya lumut, tumbuhan paku juga mengalami pergiliran keturunan atau metagenesis.

Reproduksi Tumbuhan Paku

Gametofitnya dinamakan protalium yang merupakan hasil perkecambahan spora haploid.

Baca Juga :  Kelas Mamalia

Bentuk protalium menyerupai jantung, berwarna hijau, melekat pada substrat dengan menggunakan rizoid, ukurannya hanya beberapa sentimeter saja.

Protalium menghasilkan spora dengan bentuk dan ukuran yang bermacam-macam. Generasi sporofit berupa tumbuhan paku.

Dalam suatu protalium akan dibentuk arkegonium (badan penghasil ovum) dan anteridium (badan penghasil spermatozoid).

Ovum dan spermatozoid dengan media air akan bertemu, lalu melebur menjadi zigot. Selanjutnya zigot akan tumbuh dan berkembang menjadi tumbuhan paku yang merupakan sporofit.

Pada daun fertil dibentuk sporangium (kotak spora), di dalamnya terdapat sel induk spora yang akan membelah secara meiosis membentuk spora haploid.

Akhirnya sporangium pecah dan spora-spora keluar. Jika jatuh di tempat yang sesuai spora akan berkecambah membentuk protalium. Dengan demikian siklus hidup berulang lagi.

Tumbuhan paku merupakan tumbuhan kormus, batang berpembuluh, daunnya terdiri daun steril (trofofil) dan daun fertil (sporofil).

Batangnya berupa rizoma atau batang berkayu (pada paku pohon).

Tumbuhan paku menghasilkan spora, mengalami metagenensis, generasi sporofit berumur panjang, gametofit berupa protalium yang berukuran kecil dan berumur pendek.

Menurut spora yang dihasilkan, tumbuhan paku dibedakan menjadi 3 kelompok, yaitu:

    • Tumbuhan Paku Homospor

Tumbuhan paku yang menghasilkan spora dengan bentuk dan ukuran sama tidak dapat dibedakan jenisnya antara spora jantan atau spora betina. Contohnya Lycopodium clavatum (paku kawat).

    • Tumbuhan Paku Heterospor

Tumbuhan paku yang menghasilkan spora dengan bentuk, ukuran, dan jeninya berbeda yaitu mikrospora (spora berukuran kecil, berjenis jantan), dan makrospora (spora berukuran besar, dan berjenis betina). Contohnya Selaginella sp (paku rane), Marsilea sp (semanggi).

    • Tumbuhan Paku Peralihan

Tumbuhan paku yang menghasilkan spora dengan bentuk dan ukuran sama, namun terdapat spora jantan dan spora betina. Contohnya Equisetum debile (paku ekor kuda).

Pteridophyta terdiri dari empat kelas, yakni kelas Psilophytinae, Equisetinae, Lycopodinae, dan Filicinae.

Baca Juga :  Tumbuhan Biji Tertutup

Demikian penjelasan artikel diatas tentang Kormophyta – Ciri, Reproduksi, dan Klasifikasi Tumbuhan Paku semoga dapat bermanfaat bagi pembaca setia PelajaranIPS.Co.Id